Optimalkan Lahan Kritis…..
Pemerintah Kabupaten Bantul, wilayah Yogyakarta, akan mengoptimalkan lahan kritis atau tidak produktif di daerah itu buat ditanami tumbuhan pertanian guna menambah luas areal pertanaman dalam upaya menguatkan ketahanan pangan.
“di samping itu kita terus melakukan pemanfaatan lahan-huma marginal, juga huma kritis serta tidak produktif supaya seluruh petak tanah pada Bantul itu bisa kita manfaatkan secara optimal,” kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih ketika menghadiri aktivitas tanam perdana program IP 400 pada Bantul.
beliau berkata, di sebagian daerah Bantul masih ada beberapa lahan yang belum terkelola dengan baik, padahal Jika dimanfaatkan akan mampu berdampak di kesejahteraan rakyat. keliru satunya huma pasir di wilayah pesisir selatan.
“Maka ke depan pemerintah beserta desa dan kelompok tani akan terus kita buka huma-lahan tidak produktif, huma kritis termasuk antara lain lahan pasir ini akan terus kita optimalkan, sebagai akibatnya luasan huma pertanian kita semakin bertambah,” pungkasnya.
Bupati berkata, perlunya terus mempertahankan bahkan menaikkan luas lahan pertanian, karena terbukti pada era pandemi Covid-19 ini, sektor yang tumbuh secara positif adalah pertanian.
beliau berkata, sektor industri tumbuh secara negatif, sektor pariwisata terpuruk, sektor perdagangan juga terpuruk, sektor pertambangan serta lain-lainnya di era pandemi selama 2 tahun ini mengalami keterpurukan serta pertumbuhan negatif.
“tetapi sektor pertanian ini justru tumbuh secara positif empat persen, ini membagikan bahwa sektor pertanian ini sektor ekonomi yg paling tahan terhadap banyak sekali goncangan serta resesi, lebih tahan terhadap mala,” ujar dia.
menggunakan demikian, istilah bupati, pemerintah semakin yakin untuk terus menyebarkan sektor pertanian ini, karena pertanian ialah perjuangan ekonomi masa depan yang andal yg harus terus dikembangkan.
Apalagi, sektor pertanian pada Bantul dihuni sang sebagian akbar penduduk Bantul, karena itu, sektor ini menjadi sektor yg diandalkan dan terus dikuatkan melalui berbagai cara yg mungkin pemerintah bisa lakukan. “Kabupaten Bantul telah ditetapkan menjadi galat satu kabupaten penyangga pangan nasional, kita wajib terus membuatkan menguatkan program-program di bidang pertanian supaya mampu membuat ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

