Gula Aren . . .
tanaman aren mempunyai fungsi produksi yg membentuk banyak sekali komoditi agribisnis produk pangan dan non pangan, serta buat keperluan konsumen pada negeri dan ekspor.
hasil asal olahan nira menjadi gula aren (palm suhar) bisa dijadikan bahan kuliner dan minuman yang sehat. Selain itu, tanaman aren juga berfungsi sebagai konsevasi hutan serta lahan yang dapat dihunakan buat pengendalian rapikan air tanah serta mencegah terjadinya erosi. Sekaligus berguna buat menghentikan impor gula.
Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan akan terus mendorong pengembangan gula kelapa serta gula aren.
“Sebenarnya jangan terlalu poly mengandalkan gula tebu. Jadikan peluang buat menyebarkan gula kelapa. Pohon kelapa kita kan poly beredar,” kentara Mentan.
Dijelaskannya, program akselerasi swasembada gula konsumsi tahun 2023, di antaranya, melakukan ekstensifikasi berupa penambahan areal baru sejumlah 50 ribu hektare, yang diperlukan ada peningkatan gula konsumsi sejumlah 359 ribu ton GKP.
kepala Badan Penyuluhan serta Pengembangan sdm Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nusyamsi, sejalan dengan hal itu.
Penguatan itu dilakukan Dedi di rencana Ngobrol Asyik (Ngobras) Penyuluhan volume 13 dengan tema kurangi impor gula, Selasa (22/03/2022), pada AOR BPPSDMP, Jakarta.
Dedi mengatakan buat beralih ke gula kelapa atau gula aren menggantikan gula pasir sebab lebih sehat.
“Kurangi impor gula, beralih ke gula aren dan kelapa yg memiliki potensi luar biasa dan pula lebih sehat,” ujarnya.
Narasumber ngobras Rayndra Syahda, Duta Petani Milenial, berkata waktu ini peternakannya memakai pakan kering serta buat pakan ternak menggunakan bahan organik.Selain itu limbah dikelola menjadi pupuk tumbuhan pohon kelapa, pisang, pepaya dan pakan ternak.
salah satunya gula semut, dinamakan gula semut karena bentuk gula ini seperti rumah semut yang bersarang pada tanah. Bahan dasar buat menghasilkan gula semut ialah nira dari pohon Kelapa atau pohon aren (enau).
“diperlukan komitmen yg tinggi agar bisa terus istiqomah disektor pertanian” ujar Rayndra.
Lebih lanjut Rayndra menjelaskan bahwa dia sudah menggunakan internet of things buat penggunaan perangkat lunak mencari silsilah ternak,scan barcode.
“ketika seluruh orang butuh pangan,kita harus hadir serta saya konfiden kiata akan sukses di sektor pertanian,” ujar Rayndra memberi semangat para sobat tani yg hadir secara impian.
Narasumber lainnya , Netti Tinaprilla, Departemen agribisnis, fakultas ekonomi, IPB mengatakan waktu ini kebutuhan konsumsi serta industri sebanyak lima,8 Jt ton dengan produksi 2,18 Jt ton dan defisit 3,62 Jt ton.
“Sedangkan produksi sebanyak 2,18 jutat (ton) dengan kebutuhan dua,8 jt (ton) serta defisit 620 ribu (ton)”.ujar Netti.
oleh sebab itu marilah kita mengurangi penggunaan gula putih, kurangi gula impor,” katanya. “Cintailah produk lokal kita, komsumsi produk lokal,kembangkan produk ,lokal serta bisniskan produk lokal,” tutup Netti. (suf)

