Kelebihan Kapur – Pengapuran sebagai langkah awal yang krusial dilakukan menggunakan hati-hati. Sama seperti pemupukan, anugerah kapur juga harus memperhatikan takaran, saat, serta cara anugerah. Jangan sampai tumbuhan mengalami pengaruh dampak kelebihan kapur. umumnya, tumbuhan kelebihan kapur tidak mampu tumbuh menggunakan aporisma.
Pengapuran dilakukan pada tanah yg mempunyai pH kurang dari lima,5. biasanya, derajat keasaman (pH) tanah yang ideal buat menanam cabe adalah lima,lima–6,8. Pengapuran dilakukan buat menaikkan pH tanah agar sesuai dengan kebutuhan tanaman serta menaikkan ketersediaan unsur hara eksklusif mirip fosfat, kalsium, serta magnesium. Selain itu, pengapuran dapat mendorong kegiatan jasad renik di tanah pada proses nitrifikasi serta penguraian bahan organik tanah.
bila takaran kapur yg diberikan berlebihan, pengapuran tidak akan bisa berfungsi menggunakan benar. umumnya, pengapuran yg berlebihan akan menyebabkan tumbuhan mengalami beberapa tanda-tanda berikut.
1. tumbuhan mengalami klorosis (daun menguning) akibat kekurangan zat besi. Pengapuran yg hiperbola bisa menurunkan kandungan zat besi (Fe) di pada tanah. Kekurangan Fe dapat menyebabkan pembentukan klorofil di tumbuhan tidak tepat sehingga daun berwarna kuning.
2. tumbuhan mengalami keracunan dampak meningkatnya unsur seng (Zn), tembaga (Cu), serta mangan (Mn).
3. Terjadi kerontokan bunga dan buah akibat menurunnya kandungan fosfat (P) dan molybdenum (Mo) dan gangguan penyerapan boron (B).
Supaya pemberian kapur tidak berlebihan, ini dia cara pengapuran tanah yg sahih.
1. Ukur pH tanah dengan pH meter atau kertas lakmus. Ambil sampel tanah secara merata asal seluruh petak kebun. hadiah kapur wajib diubahsuaikan menggunakan kondisi pH tanah. Itu sebabnya Anda perlu mengukur pH tanah terlebih dahulu.
2. Taburkan kapur dolomit atau kapur pertanian sebanyak 100–125 gram per tanaman pada atas bedengan secara merata Jika pH tanah kurang berasal lima,lima. Berikan pupuk belerang 0,25 Kilo Gram per lubang Bila pH tanah lebih asal 7. aduk rata sampai homogen kapur atau belerang dengan tanah, kemudian pisahkan selama 1–2 minggu. 3. Tanah menggunakan pH lima,lima–6,8 tidak perlu diberikan pengapuran dan mampu langsung diberi pupuk dasar.

