Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN BERKEPRIBADIAN
facebook
youtube
instagram
Program Studi Agribisnis Terbaik Di Sumut
Call Support 0813-6263-0032
Email Support [email protected]
Location Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI Nomor 1 Medan
  • HOME
  • PROFIL
    • Akreditasi
    • Fungsionaris
    • Struktur Organisasi
    • Visi dan Misi
  • AKADEMIK
    • Dosen Pembimbing Akademik
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • JURNAL AGRIUMA
      • LAPOR AOC
    • JADWAL AKADEMIK
      • Jadwal Pengisian KRS
      • JADWAL KULIAH
      • JADWAL PRAKTIKUM
      • JADWAL SEMINAR/SIDANG
        • Jadwal Seminar Proposal
        • Jadwal Seminar Hasil
        • Jadwal Sidang
      • JADWAL UJIAN
        • JADWAL UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS)
        • JADWAL UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS)
        • JADWAL UJIAN PRAKTIKUM
      • Jadwal Semester Antara
      • Jadwal Wisuda
    • KALENDER AKADEMIK
    • KURIKULUM
      • Semester I
      • Semester II
      • Semester III
      • Semester IV
      • Semester V
      • Semester VI
      • Semester VII
      • Semester VIII
      • Mata Kuliah Pilihan & MBKM
  • AKTIVITAS PRODI
    • Kegiatan Prodi
    • Prestasi Prodi
  • MAHASISWA
    • BEASISWA
    • SISTEM INFORMASI
      • DATA MAHASISWA
      • BLOG MAHASISWA
      • JURNAL MAHASISWA
      • AOC
      • E-Learning
      • Silima
      • Periksa Plagiasi Skripsi
      • APIK
      • OPAC
      • UMAIL
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • DOSEN AGRIBISNIS
    • BLOG DOSEN
    • Aktivitas Dosen
    • Prestasi Dosen
    • JURNAL DOSEN
    • AOC
    • TKTD
    • E-LEARNING
    • OPAC UMA
    • UMAIL
    • Repositori
  • ARSIP
    • DOKUMEN PRODI
      • ARSIP PRODI
    • PENGUMUMAN
  • ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • DATA ALUMNI
    • LAYANAN ALUMNI
    • AKTIVITAS ALUMNI
    • PRESTASI ALUMNI
  • LABORATORIUM
    • Informasi Laboratorium
    • Aplikasi Laboratorium
  • HUBUNGI KAMI

Melindungi Tanaman Kentang dari Penyakit Busuk Daun

Home > Artikel > Melindungi Tanaman Kentang dari Penyakit Busuk Daun

Melindungi Tanaman Kentang dari Penyakit Busuk Daun

Posted on 24 November 2022 by pdai uma
0

Melindungi Tanaman Kentang dari Penyakit Busuk Daun – Kentang (Solanum tuberosum L.) adalah salah satu komoditas pertanian yang termasuk dalam famili Solanaceae. Kentang adalah sayuran yang dipanen bagian umbinya. Kentang digunakan sebagai makanan olahan, konsumsi rumah tangga, restoran siap saji, hingga industri tepung dan keripik. Kentang menjadi sumber karbohidrat, protein dan vitamin.

Kentang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi dan tidak mudah rusak, berbeda seperti sayuran lainnya yang mudah rusak. Produksi kentang di Indonesia tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri saja, namun menjadi komoditas ekspor yang menguntungkan. Kentang di ekspor baik dalam bentuk segar maupun olahan.

Menurut BPS (2022), konsumsi kentang oleh sektor rumah tangga pada tahun 2021 sebanyak 771,49 ribu ton. Kebutuhan kentang setiap tahunnya mengalami peningkatan dan diprediksi akan semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk.

Produksi kentang di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 1,36 juta ton. Produksi mengalami kenaikan 6,1% dari tahun sebelumnya. Luas panen kentang pada tahun 2021 mengalami kenaikan menjadi 75.850 ha, sedangkan tahun 2020 adalah 65.430 ha. Provinsi yang paling banyak memproduksi kentang adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Kentang di Indonesia cocok ditanam di dataran tinggi (lebih dari 1.000 mdpl), suhu berkisar 15-20°C. Ciri-ciri tanah yang baik untuk budidaya kentang antara lain memiliki tekstur sedang, gembur, subur, drainase baik, dan pH tanah 5-6,5. Tanah yang padat akan menghambat pembentukan dan pertumbuhan umbi kentang.

Dalam budidaya tanaman kentang terdapat berbagai macam tantangan, baik yang disebabkan oleh faktor lingkungan maupun faktor organisme pengganggu tanaman (OPT) yang mengganggu pertumbuhan tanaman kentang. OPT yang menyerang tanaman kentang antara lain:

Penyakit Busuk Daun

Salah satu OPT yang menyerang tanaman kentang adalah penyakit busuk daun. Penyakit busuk daun menghasilkan luas serangan tertinggi pada tanaman kentang dibandingkan dengan OPT lainnya. Luas serangan penyakit busuk daun di Indonesia pada tahun 2020 yaitu seluas 13.350 ha, seperti yang ditunjukkan pada Grafik 1. Kerusakan yang dihasilkan dapat menurunkan produksi kentang 50-100%. Tingginya luas serangan dan efek kerusakannya membuat penyakit busuk daun menjadi OPT utama yang perlu dikendalikan.

Penyakit busuk daun disebabkan oleh jamur Phytopthora infestans. Jamur ini tidak hanya menyerang tanaman kentang saja, tapi dapat menyerang tanaman tomat, paprika, terong, cabai, dan famili solanaceae lainnya. Jamur Phytopthora infestans menyebar melalui angin, air dan membutuhkan kondisi yang basah untuk berkembang.

Penyakit busuk kentang berkembang dengan cepat jika kondisi lingkungan yang mendukung, diantaranya pada suhu 18-21°C dan kelembapan di atas 80%. Penyakit busuk daun berkembang dengan baik pada musim hujan dan kelembapan tinggi, antara bulan Desember-Februari.

Jamur Phytopthora infestans dapat bertahan hidup di dalam umbi kentang dan sisa-sisa tanaman yang sebelumnya terserang. Umbi kentang yang sudah terinfeksi dapat berpotensi untuk terbawa dan menyebarkannya di tempat penyimpanan umbi (gudang).

Baca Juga : 

  • Cara Membedakan Jenis Kelamin Pepaya

Gejala Penyakit Busuk Daun

Gejala busuk daun (Phytopthora infestans) adalah sebagai berikut:

  • Gejala serangan terjadi saat daun mulai tumbuh atau tanaman berumur 3-6 minggu dan biasanya dimulai dari daun-daun bawah, kemudian merambat ke bagian atas
  • Serangan awal terdapat bercak kebasahan dengan bentuk yang tidak teratur pada bagian tepi maupun tengah daun
  • Bercak kemudian melebar dan berwarna coklat/abu-abu dengan bagian tengah agak gelap
  • Bercak aktif diliputi oleh massa sporangium seperti tepung berwarna putih
  • Penyakit busuk daun dapat menyebar ke bagian tanaman lainnya seperti tangkai, batang dan umbi
  • Serangan tinggi akan membuat seluruh tanaman mati
  • Serangan penyakit pada umbi kentang menyebabkan bercak berwarna cokelat atau berwarna hitam keunguan.

Gejala Penyakit Busuk Daun

Pengendalian penyakit busuk daun dapat dilakukan dengan berbagai macam cara untuk menekan perkembangan dan penyebaran penyakit namun tetap aman bagi lingkungan dan menjaga keseimbangan ekosistem. Pengendalian dilakukan secara kultur teknis, mekanis, hayati, dan kimiawi.

1. Kultur teknis

  • Bersihkan lingkungan di sekitar lahan dari sisa tanaman sebelumnya dan gulma. Jamur Phytopthora infestans dapat bertahan hidup di sisa-sisa tanaman yang terserang sebelumnya.
  • Pengaturan drainase agar tidak terjadi genangan pada musim hujan. Genangan air dapat meningkatkan kelembapan dan menjadi lingkungan yang optimal untuk jamur berkembang.
  • Menggunakan bibit/benih yang sehat dan bersertifikat untuk menjamin kualitas benih dan bebas dari penyakit.
  • Pengaturan jarak tanam agar tidak terlalu rapat untuk mengurangi kelembapan areal pertanaman, terutama pada saat musim hujan (30-40 x 70-80 cm).
  • Rotasi tanam dengan tanaman bukan inang penyakit busuk daun, sehingga dapat memutus siklus hidup penyakit yang ada di lahan. Misalnya kubis, sawi putih, brokoli, lobak, buncis, mentimun, dan lainnya.

2. Mekanik

  • Memetik bagian tanaman yang terdapat serangan awal penyakit busuk daun.
  • Kumpulkan dan musnahkan bagian tanaman yang terserang (bakar/kubur).

3. Hayati

Pengendalian hayati menggunakan musuh alami berupa patogen. Patogen merupakan mikroorganisme (jamur) yang dapat menekan penyakit busuk daun di lapangan.

Jamur Pseudomonas flourescens untuk pengendalian penyakit busuk daun. Bibit kentang dicelupkan ke dalam larutan agen hayati Pseudomonas flourescens.

4. Kimiawi

Pengendalian penyakit busuk daun menggunakan bahan kimia beracun atau fungisida adalah cara yang paling banyak dilakukan dan paling efektif untuk mengendalikan penyakit. Penggunaan fungisida harus sesuai dengan penyakit yang menyerang. Fungisida Manteau 80 WP adalah salah satu fungisida yang efektif untuk memberikan perlindungan dari penyakit busuk daun.

Fungisida Manteau 80 WP memilki bahan aktif Mancozeb 80%. Manteau 80 WP memilki cara kerja kontak yang mencegah penyakit menginfeksi tanaman dan berkembang. Pada saat aplikasi fungisida sebaiknya ditambah Diffuse sebagai perekat, perata dan penembus agar fungisida yang sudah disemprotkan tidak mudah hilang saat turun hujan. Selain Manteau 80 WP, bahan aktif lainnya yang dapat mengendalikan penyakit busuk daun adalah Klorotalonil (Qiunil 75 WP).

Pencarian

DOKUMENTASI KEGIATAN Sosialisasi KRS Semester Gen DOKUMENTASI KEGIATAN

Sosialisasi KRS Semester Genap T.A 2025/2026 telah terselenggara dengan sukses dan penuh antusiasme.

Kegiatan yang disampaikan oleh
Dr. Tennisya Febriyanti Suardi, SP., MP ini memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa terkait prosedur pengisian KRS, kurikulum, serta ketentuan akademik yang berlaku.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh mahasiswa dapat melakukan pengisian KRS secara tepat, cermat, dan sesuai regulasi akademik.

#universitasmedanarea #ptssehat #ptsterbaik #ptsfavorite #ptsmedan #kampusmedan #PTSterbaik #UMAkampusJuara#mbkm#fapertauma#agroteknologi#agribisnis#mbkm
Upcoming Event – Sosialisasi Pengisian KRS Genap Upcoming Event – Sosialisasi Pengisian KRS Genap 

Halo Mahasiswa Agribisnis 
Jangan sampai terlewat! Akan dilaksanakan Sosialisasi Pengisian KRS Semester Genap T.A. 2025/2026 yang akan dipandu langsung oleh:

👩‍🏫 Dr. Tennisya Febriyanti Suardi, SP., MP
(Kaprodi Agribisnis)

🗓 Senin, 02 Maret 2026
⏰ 10.00 WIB – Selesai
💻 Link Zoom: Menyusul

Pastikan kamu hadir agar tidak ada kesalahan dalam pengisian KRS dan perencanaan studi semester ini ya! ✅
Catat tanggalnya, dan jangan sampai ketinggalan ✍️
📢 Revisi Jadwal Pengisian dan Perbaikan KRS Progr 📢 Revisi Jadwal Pengisian dan Perbaikan KRS

Program Studi Agribisnis
Fakultas Pertanian
Universitas Medan Area

Disampaikan kepada seluruh mahasiswa bahwa jadwal Pengisian dan Perbaikan Kartu Rencana Studi (KRS) Semester Genap T.A. 2025/2026 adalah sebagai berikut:

🗓 Jadwal Pengisian KRS
26 Februari – 13 Maret 2026

🗓 Jadwal Perbaikan KRS
06 – 09 April 2026

Diharapkan seluruh mahasiswa untuk melakukan pengisian dan perbaikan KRS sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan serta memastikan mata kuliah yang diprogramkan telah sesuai dengan ketentuan akademik yang berlaku.

Demikian informasi ini disampaikan untuk menjadi perhatian.

https://agribisnis.uma.ac.id
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
https://pertanian.uma.ac.id
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Call Center UMA :
☎️0811 6013 888

#universitasmedanarea #ptssehat #ptsterbaik #ptsfavorite #ptsmedan #kampusmedan #PTSterbaik #UMAkampusJuara#mbkm#fapertauma#agroteknologi#agribisnis#mbkm
🌙✨ Marhaban Ya Ramadhan 1447 H / 2026 M ✨🌙 Keluar 🌙✨ Marhaban Ya Ramadhan 1447 H / 2026 M ✨🌙

Keluarga besar Program Studi Agribisnis – Universitas Medan Area mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah / 2026 Masehi.

Semoga di bulan suci ini kita senantiasa diberi kesehatan, keberkahan, serta kekuatan untuk menyucikan hati, memperbaiki diri, dan mempererat silaturahmi. 🤲🌿

https://agribisnis.uma.ac.id
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
https://pertanian.uma.ac.id
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Call Center UMA :
☎️0811 6013 888

#universitasmedanarea #ptssehat #ptsterbaik #ptsfavorite #ptsmedan #kampusmedan #PTSterbaik #UMAkampusJuara#mbkm#fapertauma#agroteknologi#agribisnis#mbkm
JADWAL PERKULIAHAN SEMESTER GENAP Tahun Akademik 2 JADWAL PERKULIAHAN SEMESTER GENAP
Tahun Akademik 2025/2026

Disampaikan kepada seluruh mahasiswa Program Studi Agribisnis Universitas Medan Area untuk memperhatikan jadwal berikut:

📌 Pengajuan Aktif & Cuti Kuliah: 09 – 14 Februari 2026
📌 Pengisian KRS: 23 Februari – 07 Maret 2026
📌 Perbaikan KRS: 06 – 09 Agustus 2026
📌 Perkuliahan Aktif: 09 Maret 2026

Pastikan seluruh proses administrasi dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

https://agribisnis.uma.ac.id
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
https://pertanian.uma.ac.id
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Call Center UMA :
☎️0811 6013 888

#universitasmedanarea #ptssehat #ptsterbaik #ptsfavorite #ptsmedan #kampusmedan #PTSterbaik #UMAkampusJuara#mbkm#fapertauma#agroteknologi#agribisnis#mbkm
Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, disampaikan bahwa pelayanan administrasi Fakultas Pertanian Universitas Medan Area:

📌 Tutup : 17 – 19 Februari 2026
📌 Buka kembali : 20 Februari 2026

Jam kerja administrasi selama Ramadhan:
Senin – Jum’at : 08.30 – 15.30 WIB
Sabtu : 08.30 – 12.00 WIB

Demikian pengumuman ini disampaikan untuk menjadi perhatian bersama.

https://agribisnis.uma.ac.id
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
https://pertanian.uma.ac.id
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Call Center UMA :
☎️0811 6013 888

#universitasmedanarea #ptssehat #ptsterbaik #ptsfavorite #ptsmedan #kampusmedan #PTSterbaik #UMAkampusJuara#mbkm#fapertauma#agroteknologi#agribisnis#mbkm
Follow on Instagram

Berita Terbaru

  • UMA Peringkat #1 PTS Sumatera Utara dalam QS Asia University Rankings 2026
  • Informasi Libur Hari Raya Idul Adha 1447 H
  • Universitas Medan Area Raih Peringkat Terbaik Versi Scimago Journal Rank
  • Informasi Pelaksanaan UTS Genap T.A 2025/2026 Fakultas Pertanian UMA
  • UMA Dorong Kebangkitan Pisang Sitabar di Mandailing Natal melalui Kerja Sama Strategis

Kaitan UMA

kalender

November 2022
M S S R K J S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Okt   Des »

Lokasi Fakultas Pertanian

KAMPUS 1
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168. Call Center : 0811-6013-888
[email protected]
KAMPUS 2
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
(061) 42402994 HP : 0811 607 259
[email protected]

Pencarian

Copyright ©2026 : Universitas Medan Area by PDAI

This will close in 0 seconds