Upaya pemulihan lahan pertanian terdampak banjir bandang dilakukan pada Desa Giripurno, Kota Batu, Selasa (11/1/2022).
Para petani beserta Tim Tajuk Tani Official BPP Bumiaji mengadakan aktivitas sosial Movement menjadi upaya pemulihan tersebut. Mereka bersama warga bergotong-royong mengolah lahan.
Sunaryo, petani lebih kurang berkata lahannya memang perlu diolah buat bisa dipergunakan lagi. waktu terkena banjir, banyak sampah yang Mengganggu lahannya.
terdapat 150 petani bergabung dalam aksi ini. Mereka menggarap lahan, menciptakan tanggul dan menghasilkan saluran irigasi.
lahan terdampak milik Sunaryo ada pada Jurang Susuh, Dusun Sawahan seluas kurang lebih 1.100 m². sejak musnah dampak banjir bandang di 2 bulan kemudian, Sunaryo terpaksa tidak mampu mencari nafkah.
“saya sangat berterima kasih pada tim Tajuk Tani Official dan donatur serta relawan atas diadakannya kegiatan ini karena sangat membantu petani yang lahannya terdampak banjir,” paparnya.
Sebelumnya, Sunaryo menanami lahan miliknya itu menggunakan tanaman selada air. waktu lahan rusak, dirinya tidak bisa bekerja. sembari menunggu proses pemulihan, beliau merawat domba ternak miliknya.
“Sehari-hari ya hanya mampu cari pakan untuk ternak aku . telah gak bisa bertani lagi,” kata beliau.
Selain itu, Tajuk Tani pula menyerahkan bantuan berupa paket sembako, sarana produksi pertanian mirip pupuk serta obat pertanian hingga uang tunai. Selain Sunaryo, ada 22 petani terdampak lain yang menerima bantuan serupa.
“Gerakan sosial ini tidak hanya berhenti di sini. setelah semua ini terselesaikan, kami akan lakukan pendampingan selama sebulan kedepan. Kami pastikan lahan ini mampu kembali ditanami,” istilah koordinator Pelaksana Social Movement Tajuk Tani, Andik Kurniawan.
Andik berharap berasal gerakan ini mampu mendorong semangat para korban banjir bandang Kota Batu, terutama petani supaya mampu pulang bangkit. asa serupa datang asal ibu Kades Siti Suntoro bahwa keguyuban antar rakyat ini mampu terjalin pada setiap peristiwa bencana.
Sekretaris Dinas Pertanian Kota Batu Heru Yulianto, pula turut mengapresiasi kesadaran warga buat saling gotong-royong. beliau berharap aktivitas itu tidak hanya sekadar seremonial. Dinas Pertanian pula menyalurkan bantuan bibit sampai pakan ternak, tidak terkecuali bagi petani terdampak.
“Kami dukung penuh aktivitas-aktivitas sosial mirip ini,” pungkasnya. Sejumlah pihak yang turut serta pada aktivitas ini ialah Pemerintah Desa Giripurno, PDAM Kota Malang, Gapoktan sumber Urip, Penggerak PKK Kota Batu, Dinas Pertanian serta Ketahanan Pangan Kota Batu, Dinas Sosial Kota Batu, BPBD Kota Batu, Bank Jatim Cabang Bumiaji, IPNU Kota Batu, Aliansi Mahasiswa Malang Raya, Penyuluh Pertanian Kota Batu serta Pendamping Petani Kota Batu.

