Kuang dan Pertanian Berkelanjutan ?
Pertanian di Indonesia kini ini sebagian besar masih menggunakan sistem menanam monokultur dan seperti yang kita tahu bahwa pertanian monokultur hanya akan menghasilkan 1 akibat budidaya dan tidak akan memberikan akibat optimal buat sebuah huma. Jika semakin lama diterapkan di lahan seperti lahan sawah padi maka lahan tersebut akan sia-sia dan kurang efektif penggunaannya. Toraja merupakan salah satu suku di Indonesia yg lebih banyak didominasi masyarakatnya membudidayakan padi. Sistem budidaya yaitu pengolahan lahan yg dilakukan masyarakat Suku Toraja mempunyai sistem yg sangat unik dan sangat sporadis ditemukan pada bagian Indonesia lainnya yaitu Kuang.
Kuang ialah sistem pengolahan huma pada huma sawah yg membuat sebuah sumur kecil pada tengah-tengah huma. Kuang ialah sebuah sumur mungil yg dipergunakan menjadi asal air serta jua kawasan ternak ikan. Dibuat di tengah-tengah lahan menggunakan kedalaman kira-kira dua meter menggunakan bentuk bundar ataupun persegi. tiga Kuang sangat efektif buat menyimpan air dalam jumlah yg cukup buat sepetak lahan sawah serta tergantung dari luasan petak sawah, sebagai akibatnya pada demam isu kemarau warga Toraja tidak khawatir sawah mengalami kekeringan. pada kepercayaan Toraja ikan pada kuang tersebut adalah simbol asal sebuah tabungan lauk milik petani contohnya kuang pertama buat lauk sehari-hari, kuang ke 2 buat persiapan upacara dan yg ketiga buat menyambut kedatangan tamu. warga Toraja jua pada lahan selain menanam padi dan beternak ikan, juga menanam tumbuhan sayur di pinggiran sawah. sebagai akibatnya menggunakan yang akan terjadi tumbuhan tersebut kebutuhan akan sayur akan terpenuhi.
Pertanian berkelanjutan ialah sebuah sistem pertanian menggunakan beberapa karakteristik yg prinsipnya artinya menjaga ekosistem pada huma pertanian (Planet), menghasilkan (Profit) serta pula terjamin kesehatan nya waktu dikonsumsi oleh insan (People). Setiap prinsip akan saling mempengaruhi satu dengan yg lainnya. Sistem kuang dari rakyat Toraja membagikan adanya keterkaitan dengan prinsip pertanian berkelanjutan. Hanya saja Jika pertanian menggunakan sistem itu tadi ditambahkan menggunakan pertanian yang menggunakan organik, maka sistemnya akan menjadi sistem yg mendukung pertanian berkelanjutan. Kuang memang membentuk warga mendapatkan profit, tetapi Bila pertanian dilakukan secara konvensional maka kesehatan konsumen serta kesehatan ekosistem belum dapat dipastikan. Penggunaan lahan secara organik bukan hanya akan safety buat kesehatan ekosistem serta manusia tetapi pula bisa meningkatkan pendapatan buat petani dan kuang akan menjadi salah satu sistem pertanian berkelanjutan. Penggunaan lahan yang tepat serta efektif akan membuat yang akan terjadi yg baik. Kesehatan pangan akan membuat keturanan kita menjadi sehat serta berkualitas.

