Menyiram Aglonema . . .
Media tanah tetap tak tergantikan oleh media alternatif (non tanah) sebab kelebihannya pada mengikat nutrisi, air dan menjaga keseimbangan kehidupan mikrobiologi tanah.
Penanaman aglonema dengan memakai kombinasi antara media cara lain (sekam bakar, cocopeat, pakis, pasir malang, dan sebagainya) dangan media tanah serta pupuk organik dapat memberikan sinergi yg baik bagi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
agar tanaman kokoh setelah proses penanaman media dipadatkan dengan cara menepuk-nepuk dan menekan sedikit permukaannya.
Dikutip PortalJember.com asal page Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta, penanaman aglonema yang terpenting waktu penanaman awal media diusahakan lembab (tidak kering kerontang dan jangan jua basah).
Menyiram Aglonema . . .
sesudah menanam jangan pribadi disiram. Baru disiram 1-dua hari lalu menggunakan cara menyiram bagian atas medianya saja (nanti airnya akan meresap ke bawah sehingga medianya jadi lembab akan tetapi tidak basah).
Setelahnya siram sesudah 3 hari atau lebih (tergantung kondisi lingkungan). Begitu kira-kira akar jalan, boleh disiram sampai basah gunakan air biasa dan tunggu sampai media kemarau baru disiram lagi.
umumnya aglonema busuk Bila media masih lembab telah disiram lagi. aglonema memiliki preferensi terhadap jenis tanah yang lembab akan tetapi tidak becek.
aglonema biasanya ditanam dalam pot menggunakan media tanam sekam bakar. Media tanam yg lazim digunakan para pecinta aglonema pada Thailand, yaitu tanah dan sekam dicampur sedikit kompos daun serta tambahan cocopeat.
alat yang diperlukan pada menanam aglonema adalah: sarung tangan karet, gunting tanaman, pot, media tanah, dan pupuk. Langkah pertama yang wajib dilakukan sebelum menanam aglonema tentu saja menentukan bibit yang baik.
Jika akar bibit terlalu berantakan, sebaiknya dipotong atau dirapikan dengan gunting tanaman. Langkah selanjutnya merupakan membelah bibit sebagai empat bagian supaya memiliki banyak bibit aglonema.
Perbanyakan tumbuhan bisa dilakukan menggunakan menghasilkan potongan membujur berasal bagian batang ke arah akar dan membagi 2 bibit tersebut. kemudian, belah lagi tiap potongan sebelumnya sebagai akibatnya menerima 4 belahan bibit. Benamkan bibit aglonema sampai hanya sedikit pucuk yg terlihat mencuat pada bagian atas tanah. Siram bibit dengan air hingga media relatif basah.***

