Jaringan Irigasi..
Kementerian Pekerjaan awam dan Perumahan rakyat (PUPR) melalui Ditjen asal Daya Air (SDA) tengah menyelesaikan Pembangunan daerah Irigasi (di) Lhok Guci termin II yg berada pada Kabupaten Aceh Barat.
hingga saat ini, pembangunan yg termasuk pada salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) ini progress fisiknya sudah mencapai 97,02 %.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berkata, Kementerian PUPR telah membentuk poly bendungan serta bendung pada banyak sekali daerah serta selanjutnya akan diikuti menggunakan pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi buat menunjang produktivitas pusat-pusat pertanian. diperlukan dengan meningkatnya produktivitas pertanian, pula dapat membantu pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19.
“Pembangunan bendungan diikuti sang pembangunan jaringan irigasinya. dengan demikian bendungan yang dibangun menggunakan porto akbar bisa memberikan manfaat yg nyata dimana air akan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani,” kata Menteri Basuki yang dikutip INDUSTRY.co.id, Selasa (10/lima/2022).
Pembangunan jaringan irigasi di Lhok Guci akan mengairi area seluas 18.542 hektar, dan waktu ini pembangunannya telah memasuki tahap II untuk pembangunan saluran primer sepanjang 10 km serta saluran sekunder sepanjang 812 meter. menggunakan outcome seluas 1.408 hektar sawah yang akan dialiri air.
kepala Balai wilayah Sungai Sumatera I, Heru Setiawan, berkata bahwa pembangunan pada Lhok Guci diawali dengan pembangunan Bendungan Lhok Guci di 2004-2008, dilanjutkan dengan pembangunan saluran pada tahun 2008-2015.
lalu dilanjutkan sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan penyelesaian tahap I di 2015-2017. sesudah itu masuk termin II pada 2018-2020, namun pada 2020 terdapat pandemi COVID-19 serta terkena refocusing aturan sehingga target penyelesaian diadaptasi ke tahun 2022.
Meskipun terkena refocusing anggaran dampak pandemi COVID-19, pembangunan tahap II di Lhok Guci dilaksanakan sang PT. Hutama Karya-Jaya Konstruksi, KSO menggunakan nilai kontrak Rp255,55 miliar terus dilanjutkan.
di tahun 2020 lalu, pada Lhok Guci telah difungsikan secara sedikit demi sedikit mulai trend tanam Oktober 2020-Maret 2021 buat mengairi sawah seluas 400 hektar.
“lalu tahun-tahun berikutnya akan ditingkatkan lagi fungsionalnya sehingga nantinya petani pada Kabupaten Aceh Barat bisa mendapatkan suplai air menggunakan baik buat mendukung Gerakan Aceh berdikari Pangan yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Aceh,” tutur Heru.
pada Provinsi Aceh sendiri, selain di Lhok Guci pula ada jaringan irigasi lain yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), yaitu di Jambo Aye Kanan. selesainya rampung, ke 2 jaringan irigasi tadi akan mengairi total area seluas 21.570 hektar.
Selain mewujudkan program pemerintah dalam swasembada pangan, pembangunan jaringan irigasi ini juga bertujuan buat berbagi pola pertanian maju dan menaikkan tingkat hayati warga petani sekitar.

