Pengertian Tumbuhan Monokotil dan Dikotil – Tumbuhan dibagi menjadi dua kelas, yakni monokotil dan dikotil. Untuk membedakannya, berikut ciri-ciri tumbuhan monokotil dan dikotil.
Pengertian Tumbuhan Monokotil dan Dikotil
Tumbuhan monokotil adalah yang memiliki biji satu daun lembaga dan memiliki nama lain monocotyledonae. Ada lima kelompok pada monokotil, yakni poaceae, zingiberaceae, arecaceae, dan orchidaceae.
Perbedaan Monokotil dan Dikotil – Di dunia ini tidak ada hal yang luput dari pengkategorian, pengkategorian dilakukan untuk memisahkan hal-hal itu kedalam beberapa golongan. Termasuk dengan seluruh makhluk hidup yang ada di dunia, salah satunya tumbuhan.
Salah satu kategori yang mengelompokan jenis golongan tumbuhan adalah kategori jumlah keping biji dari tumbuhan tersebut. kategori ini kelompokkan menjadi dua jenis, yaitu tumbuhan monokotil (berkeping tunggal) dan tumbuhan dikotil (berkeping ganda/dua).
Secara ilmiah, yang membedakan kedua kelompok ini adalah dari banyaknya jumlah kotiledon (daun lembaga). Keberadaan kotiledon sendiri dapat kita lihat di dalam biji tumbuhan tersebut. Pengelompokkan tumbuhan seperti ini biasa disebut dengan julukan tumbuhan yang memiliki biji tunggal dan tumbuhan yang memiliki biji ganda/dua.
Tumbuhan yang memiliki biji keping tunggal akan dimasukkan kedalam kelompok jenis tumbuhan monokotil, sementara itu untuk tumbuhan yang memiliki biji keping ganda/dua akan dimasukkan kedalam kelompok jenis tumbuhan dikotil.
Keduanya tentu memiliki banyak perbedaan, bagaimana tidak? Hanya dari jumlah keping bijinya saja kita sudah dapat mengetahui kelompok tumbuhan tersebut. Tapi apakah kita hanya akan berpatok pada jumlah keping bijinya saja? Tentu tidak, karena ternyata ada banyak sekali perbedaan yang dapat kita temukan antara tumbuhan monokotil dan dikotil hanya dari melihat ciri-ciri tumbuhan tersebut.
Baca Juga :
Tumbuhan dikotil adalah yang memiliki biji dengan dua daun lembaga dan memiliki nama lain dicotyledonae. Kelompok ada tumbuhan ini adalah mimosaceae, papilionaceae, myrtaceae, solanaceae, moraceae, dan rubiaceae.
Apa saja Ciri-ciri Tumbuhan Monokotil dan Dikotil?
Dikutip dari buku ‘Biologi Interaktif’ terbitan Azka Press, berikut ciri-ciri tumbuhan monokotil dan dikotil
- Biji Monokotil: memiliki lembaga dengan satu daun lembaga. Ketika berkecambah, biji tidak membelah
- Biji Dikotil: memiliki lembaga dua daun lembaga. Ketika berkecambah, biji akan membelah menjadi dua
- Akar Monokotil: Bentuk akar serabut dan tidak berkambium. Ujung akar dilindungi oleh akar lembaga (keleorhiza)
- Akar Dikotil: bentuk akar tunggang dan berkambium. Ujung akar tidak memiliki pelindung
- Batang Monokotil: batang tidak bercabang, berbuku-buku dengan ruas tampak jelas, dan tidak berkambium
- Batang Dikotil: batang bercaabang, berbuku-buku dengan ruas tidak jelas, dan berkambium sehingga dapat tumbuh membesar
- Daun Monokotil: memiliki daun tunggal berpelepah. Daun bertulang daun sejajar atau melengkung
- Daun Dikotil: memiliki daun tunggal atau majemuk. Daun bertulang daun menyirip atau menjari
- Bunga Monokotil: bagian-bagian bunga berkelipatan 3
- Bunga Dikotil: bagian-bagian bunga berkelipatan 2, 4, atau 5
20 Contoh Monokotil dan Dikotil
Contoh Monokotil
- 1. Gandum
- 2. Jagung
- 3. Jahe
- 4. Kunyit
- 5. Pisang Hias
- 6. Kelapa
- 7. Sagu
- 8. Anggrek
- 9. Serai
- 10. Alang-alang
Contoh Dikotil
- 11. Putri malu
- 12. Petai
- 13. Kacang buncis
- 14. Kacang Panjang
- 15. Jambu air
- 16. Daun salam
- 17. Kentang
- 18. Cabai
- 19. Nangka
- 20. Mengkudu
Nah, sudah jelaskan ciri-ciri tumbuhan monokotil dan dikotil serta contohnya?

