MENGENAL PENYAKIT PADA TANAMAN TOMAT – Penyakit Pada Tanaman Tomat
- Layu Fusarium
Gejala layu fusarium pada awal serangan ditandai dengan munculnya tanaman tomat yang tiba-tiba menjadi layu dan akan menjadi segar pada saat sore dan pagi hari hingga akhirnya tanaman mati.
Penyakit layu fusarium disebabkan oleh jamur patogen yang bernama Fusarium oxysporum. Awal mulanya cendawan ini hanya menyerang bagian akar dan secara perlahan menyerang hampir seluruh bagian tanaman.
Pencegahan bisa dilakukan dengan cara menggunakan benih yang memiliki ketahanan terhadap jamur Fusarium oxsporum. Selain itu, penting sekali untuk melakukan budidaya dengan menggunakan mulsa plastik untuk selalu menjaga kelembaban agar selalu dalam keadaan stabil.
Jamur Fusarium oxysprum bisa mengalami perkembangan dengan sangat cepat pada saat musim penghujan dengan tingkat kelembaban yang tinggi. Untuk pencegahan bisa dilakukan dengan menggunakan agens hayati Trichoderma sp., mencabut dan segera memusnahkan tanaman yang sudah terserang.
- Bercak Daun
Penyakit bercak daun disebabkan oleh jamur Cercospora capsici, pada bagian daun yang sudah terserang akan nampak bintik-bintik bulat dan memiliki warna hitam kecoklatan. Secara perlahan daun akan menjadi menguning dan pada akhirnya rontok.
Pengendalian bisa dilakukan dengan selalu menjaga kebersihan areal budidaya dan menggunakan mulsa plastik ketika musim penghujan. Pada saat musim penghujan disarankan untuk melakukan penanaman dengan jarak yang tidak terlalu rapat supaya sirkulasi udara menjadi lancar dan bisa mengurangi kelembaban.
Sementara itu, pengendalian secara kimiawai bisa dilakukan dengan menyemprotkan fungisida yang berbahan aktif antracol, mankozeb, saromyl, starmyl, atau score.
- Layu Bakteri (Pseudomonas solanacearum)
Gejalanya ditandai dengan adanya pucuk tanaman yang mulai layu atau bagian daun tua menguning. Apabila bagian batang dipotong akan nampak ada cairan yang berwarna susu seperti lendir.
Pengendalian dapat dilakukan dengan cara melakukan pergiliran atau rotasi tanaman yang bukan merupakan tanaman sejenis serta menggunakan benih yang memiliki ketahanan terhadap bakteri. Sedangkan untuk pengendalian secara kimia bisa dilakukan dengan menyemprotkan bakterisida.
- Mosaik
Penyakit mosaik ditandai dengan munculnya warna seperti mosaik pada bagian daun. Pengendalian penyakit mosaik bisa dilakukan dengan cara mencabut atau membakar tanaman yang sudah terserang supaya tidak menular.
- Busuk Buah
Terdapat dua macam jamur yang menjadi penyebab busuk buah pada tanaman tomat. Penyakit busuk buah pada tanaman tomat yang pertama disebabkan oleh jamur Thanatephorus cucumeris.
Gejala awal ditandai dengan munculnya bercak kecil yang memiliki warna coklat pada bagian buah tomat, secara perlahan akan membesar dan cekung, buah pun akan menjadi busuk kemudian rontok.
Penyakit busuk buah yang keda disebabkan oleh jamur Colletotrichum coccodes. Gejalanya ditandai dengan adanya bercak kecil berbentuk bulat dan berarir, yang secara perlahan menjadi cekung. Ada bercak berwarna ungu pada bagian pangkal buah yang dekat tangkai buah.
Pengendalian bisa dilakukan dengan cara pergantian atau rotasi tanaman, selalu menjaga kebersihan dan segera memusnahkan buah yang sudah terserang. Penyemprotan fungisida baru bisa dilakukan apabila serangan benar-benar parah, dengan penggunaan fungisida dengan bahan aktif mankozeb atau kaptafol.
- Busuk Daun
Penyakit busuk daun disebabkan oleh jamur Phytopthora infestans. Gejala awal ditandai dengan munculnya bercak basah yang memiliki warna hitam pada bagian ujung daun, dan akan meluas mencapai seluruh bagian daun bahkan hingga tangkainya. Penyakit ini mudah sekali menyebar terutama ketika musim penghujan dengan tingkat kelembaban yang tinggi.
Pengendalian bisa dilakukan dengan cara membuang jauh tanaman yang sudah terserang supaya nantinya tidak menular. Pencegahan bisa dilakukan dengan penggunaan varietas yang memiliki ketahanan terhadap penyakit ini.
Sedangkan untuk pengendalian secara kimiawi bisa dilakukan dengan cara menyemprotkan fungisida dengan bahan aktif mankozeb, score, antracol atau starmyl.
- Tomato Yellow Leaf Curl Virus (TYLCV)
Atau yang biasa disebut dengan virus kuning keriting pada bagian tanaman tomat merupakan virus yang berasal dari suku Geminiviridae, sama halnya dengan keriting bule yang menyerang tanaman cabe.
Tanaman yang sudah terinfeksi akan nampak gejala daun muda menjadi kerut atau keriting yang memiliki warna kuning. Sementara ada bagian daun tua tidak akan mengalami penyusutan. Vektor paling utama dari virus ini adalah hama kutu kebul.
Masih belum ada sama sekali bahan yang dapat mengatasi virus ini. Pengendalian bisa dilakukan dengan segera mencabut langsung tanaman yang sudah terserang dan membakarnya.
Pengendalian selanjutnya dilakukan dengan cara mengendalikan hama kutu kebul sebagai vektornya. Hama kutu kebul bisa segera dibasmi dengan menyemprotkan akarisida dengan bahan aktif abamectin.

