Fakultas Pertanian Universitas Medan Area menyelenggarakan kuliah umum bertema “Capacity Building & Emotional Coping” yang diisi oleh Dr. Patisina, SH, ST, M.Eng., C.Med., seorang pakar dalam bidang Neuro Leadership dan Emotional Intelligence. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa, dosen, serta tamu undangan, bertujuan memberikan wawasan mendalam mengenai pengelolaan diri dan pengembangan kapasitas individu.
Dalam kuliah umum ini, Dr. Patisina menekankan pentingnya pengelolaan emosi dan kemampuan berpikir strategis melalui pendekatan Neuro-Linguistic Programming (NLP). Ia menjelaskan bahwa pola pikir, komunikasi, dan perilaku yang mendukung kesuksesan dapat dipelajari dan diterapkan oleh siapa saja. “Keberhasilan seseorang sangat dipengaruhi oleh bagaimana mereka memetakan pengalaman hidupnya dan beradaptasi dengan lingkungan,” ungkapnya.
Selain itu, Dr. Patisina membahas model Dilt’s Logical Levels of Life Story, yang membantu individu memahami tingkatan pengalaman manusia dari lingkungan hingga tujuan hidup. Peserta juga diajak mendalami konsep Emotional Intelligence (EI) untuk mengenali dan mengelola emosi, yang menjadi kunci keberhasilan di dunia profesional maupun pribadi.
Tidak hanya teori, kuliah ini turut memperkenalkan langkah-langkah praktis seperti teknik meditasi, pengelolaan stres, dan pentingnya hubungan interpersonal. Dr. Patisina juga berbagi kebiasaan sukses yang dapat diterapkan oleh generasi muda, mulai dari bangun pagi, belajar tanpa henti, hingga menjaga gaya hidup sehat.
“Kesuksesan bukanlah kebetulan, tetapi akumulasi dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari,” tegasnya. Pesan ini relevan bagi mahasiswa yang ingin membangun masa depan cemerlang melalui pengembangan diri yang konsisten.
Acara ditutup dengan diskusi interaktif, di mana peserta berbagi pengalaman dan bertanya langsung kepada narasumber. Kuliah umum ini memberikan inspirasi sekaligus langkah konkret bagi mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Medan Area untuk menghadapi tantangan masa depan dengan optimisme dan kesiapan mental.



