Predator Hama Ulat – salah satu kendala yang sebagai momok bagi petani sawit merupakan serangan beberapa jenis ulat yg dapat menghambat tanaman. Selama ini ada 2 jenis ulat yg kerap ditemukan merusak daun kelapa sawit, yakni ulat api (Setothesea sp.) dan ulat bulu (Darna sp.). ke 2 jenis hama ulat tersebut bisa diatasi secara alami menggunakan predator.
Predator ialah jenis serangga yang memangsa serangga hama atau serangga lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Beberapa predator dapat bersifat kanibal, terutama waktu terjadi kekurangan kuliner. Predator berperan penting dalam menekan populasi serangga hama karena dapat menaikkan mortalitas hama.
Jumlah populasi serangga berkaitan erat menggunakan kelimpahan mangsa pada lapangan, impak hujan, serta pengaruh feromon berasal serangga mangsa. Selain itu, kondisi vegetasi tanaman yang berada pada sekitar lahan pertanaman jua memengaruhi jumlah predator pada lapangan.
pada perkebunan kelapa sawit, jenis predator yang paling banyak ditemui ialah dari ordo Hymenoptera, Hemiptera, serta Diptera. galat satu predator yang praktis ditemui pada perkebunan kelapa sawit di Indonesia artinya Sycanus sp. Predator ini aktif memangsa larva ulat pemakan daun kelapa sawit. Itu sebabnya eksistensi Sycanus tergolong krusial buat menjaga keberlanjutan ekosistem kebun sawit.
Melansir berasal halaman ditjenbun.pertanian.go.id, berdasarkan Satrasayono (2008), Sycanus sp. bisa membunuh ulat barah serta memangsa hampir seluruh larva Lepidoptera yang terdapat di kebun sawit.
divestasi imago Sycanus sp. pada lapangan sebesar tiga–4 ekor per pohon pada kondisi populasi ulat pada kategori sedang (lima–8 ekor per pelepah), dapat menjaga populasi hama ulat berada pada bawah ambang ekonomi. merupakan, eksistensi hama tadi masih pada kategori safety tak mengakibatkan kerusakan yg berarti.
Predator Sycanus sp. mempunyai kemampuan tinggi dalam mencari serta menemukan mangsanya, terutama saat populasi mangsa tergolong rendah. Selain itu, predator ini mempunyai keperidian (kemampuan melahirkan keturunan baru) yang tinggi, berkemampuan menempati semua relung mangsa, dan rostrum yang panjang sebagai akibatnya memudahkan predator ini menyerang aneka macam jenis larva. Sycanus sp. akan meletakkan telur di helaian daun kelapa sawit sebagai akibatnya predator ini hayati di tajuk kelapa sawit. Predator jua tergolong simpel dikembangkan pada laboratorium. Keunggulan predator ini dapat menyerang semua stadia perkembangan mulai asal fase pradewasa sampai dewasa.

